Rabu, 10 November 2010

Pray For Merapi

Sleman, 7 Nopember 2010,

Kami bersama temen temen PUK SP Kahutindo PT. Karyadeka Alam Lestari Perkebunan Karet Kalimas melaksanakan kegiatan Peduli Korban Letusan Merapi dengan menyapaikan bantuan yang di kumpulkan oleh rekan rekan . Pertama yang kami kunjungi di daerah Desa Kreto Kec Mungkid Magelang tempat pengungsian tersebut berada di radius kurang lebih 20Km dari puncak merapi, Penghuni pengungsian disana banyak sekali anak2 balita, di tempat pengungsian tersebut banyak di perlukan Tikar, selimut dan makanan Bayi serta susu Anak-anak, di tempat tersebut di huni sekitar 250-an jiwa pengungsi. Tempat tersebut lsangsung di koordinir oleh Kepala Desa Setempat.
Titik kedua yang kami samperin adalah di daerah Keceme ..tempat pengungsian tersebut di huni beberapa orang dari daerah Turi, mereka sudah dua kali pindah lokasi untuk mengungsi karena perluasan wilayah bahaya yang terjadi karena letusan Merapi… disana sambil istirahat kami berbagi rasa dengan anak2 dengan membagikan susu coklat sambil berbincang sedikit ternyata apa yang kami lakukan itu dapaet menghibur walau mungkin sejenak, sedikit dapat melepas kecemasan dengan bahaya yang mungkin masih mengancam. Kondisi pengungsi secara Umum untuk logistic kebutuhan makan tidak begitu kekurangan tapi untuk bantuan psikologi bagi pengungsi untuk dapat memberikan rasa aman ini sangat di butuhkan.
Dan titik ketiga yang kami datangi adalah di SD N Jetisharjo dimana camp pengungsian itu menampung 1200an orang .., sedang kapasitasnya hanya 700an, terlihat pas disana kemaren ada beberapa pengungsi pindah lokasi, di camp-camp pengungsian sering terjadi pemindahan para pengungsi dari satu tempat ke tempat yang lain ini sangat menyulitkan pendataan yang up todate dan menyulitkan pendistribusian barang-barang bantuan. Karena mereka pengungsi terkadang pindah tanpa ada laporan pada para relawan/petugas yang ada.
Hemm… pas aku di posko Caturharjo ada seorang bapak2 Tua..minta ganti celana gini celetukNya.. “ mas aku iki njaluk ganti katok iki uwis telung dino ora salin aku meh bali ora entuk .. yen salin kuwie ning umah ku akeh…..””
Kemudian keluhan dari bapak tua itu di tanggapi dengan baik oleh Relawan dari UGM dan di berikan satu baju . dan satu celana.. “ dengan iba ak ambil kaos yg ak siapin buat ganti .. ak kasih deh ke bapak tua tadi…””
ohh.. mungkin sebelum bencana kehidupan mereka lebih baik dari kita semua namun , apa yang terjadi saat ini kekayaan yang mereka kumpulkan dengan jerih payahnya itu sudah jauh tidak terpikir.. mereka hanya berpikir untuk nyawa mereka…””
di titik keempat yang kami kunjungi adalah di lokasi SMP N 1 Sleman…, sayang disana kami tidak bertemu banyak dengan pengungsi kami hanya bertemu dengan relawan yang berada di posko kami sampaikan bantuan yang berasal dari DPP SP Kahutindo.

Jam menunjukan pukul 15.43 kami beserta rombongan mulai beranjak dari sleman pulang menuju semarang dengan banyak hikmah.., cerita yang aku dapatkan… setidaknya kita semestinya lebih banyak bersyukur dengan keadaan yang ada saat ini, dan mencoba untuk kita semua lebih mendekatkan diri pada sang khalik..
Kota muntilan yang dulu hijau kini tak terlihat , hanya debu dan debu saja yang terlihat … kaya kota mati.. hehehe.., sampe sampe kami gak bisa cari tempat makan warung pada tutup semua, kami hanya makan dengan sedikt bekal yang kami bawa… baru setelah jam 17.45 kami dapatkan warung kedei kopi ..kami mampir untuk istirahat sholat maghrib dan makan sekalian ngobrol kegiatan sehari sinambi menikmati kopi klothok….
Good job… n terima kasih pada semua yang telah mendukung kegiatan kami..

Kalimas, 8 nop 2010. jam 10.37

0 komentar:

Poskan Komentar