Minggu, 05 Agustus 2012

Pilihlah Apa yang Telah Dipilih Allah untuk Anda

Bangunlah jika Dia membangunkan diri Anda, dan duduklah jika Dia menyuruh Anda duduk!
Bersabarlah ketika Allah menjadikan diri Anda sebagai orang yang miskin,
dan bersyukurlah manakala Dia menjadikan diri Anda orang yang kaya.
Itu semua akan menjadi wujud dari ikrarmiu, "Aku rela Allah sebagai Rabb-ku,
Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai nabiku."

Seorang penyair mengatakan,
Janganlah merasa mampu mengatur dirimu sebab orang yang pandai
mengatur pun dapat binasa. Terimalah Kami jika Kami memutuskan,
sebab Kami lebih berhak dari dirimu.

Bagaimanapun, mereka tidak memiliki kekuasaan untuk
mendatangkan mudharat, manfaat, kematian, dan kehidupan kepada Anda.
Mereka juga tidak dapat membangkitkan Anda dari kubur,
dan tidak pula dapat memberi pahala serta siksa.

Seorang penyair mengatakan,
Siapa senang mempedulikan perilaku orang, ia akan mati gelisah
sedang orang yang gagah berani akan meraih kenikmatan

Penyair lain juga mengatakan,
Barangsiapa suka mempedulikan orang lain, ia akan gagal meraih bahagia,
sedang orang yang gagah berani akan berhasil meraih kebaikan.

Ibrahim ibn Adham mengatakan, "Kami hidup dalam suasana yang bila
para raja itu tahu niscaya mereka akan menebas kami dengan pedang mereka."

Ibnu Taimiyyah mengatakan, "Di dalam hati seringkali terlintas suatu keadaan.
Yakni, yang bila kukatakan demikian, 'Seandainya para penghuni surga hidup
 seperti kami, maka mereka akan hidup senang'."

Dia juga pernah berkata, "Di dalam hati ini selalu muncul suasana
di mana hati menari riang. Yakni, saat hati bergembira karena mengingat
Allah dan kehangatan hubungan dengan-Nya."

0 komentar:

Poskan Komentar